Distributor Geotextile Vertical Garden
distributor geotextile, Geotextile vertical garden
Kenapa Masyarakat Kalimantan Membangun Rumah Menggunakan Kayu Ulin

Kenapa Masyarakat Kalimantan Membangun Rumah Menggunakan Kayu Ulin

Kenapa Masyarakat Kalimantan Membangun Rumah Menggunakan Kayu Ulin. Oleh Remi Umumnya dari kita kemungkinan saat dengar nama kayu ulin. Kemungkinan kita telah mengidentikkannya sebagai kayu ciri khas dari pulau Kalimantan. Dan memang opini ini tidak salah, karena pohon ulin memang mempunyai komunitas di pulau Kalimantan dan beberapa Sumatra. Masyarakat Kalimantan Membangun Rumah Menggunakan Kayu Ulin.

Argumen yang tersering sampaikan oleh warga Kalimantan yang suka memakai kayu ulin sebagai bahan baku bangunan dan konstruksi. Yakni karena kayu ulin ialah tipe kayu yang paling kuat, bahkan juga untuk keadaan alam yang berat seperti pada Kalimantan. Kayu ulin mampu untuk tetap bertahan benar-benar lama.

Perlu anda kenali jika keadaan tanah di Kalimantan mayoritas sebagai tipe tanah gambut. Yang keadaannya benyek, becek, berair, dan benar-benar licin permukaan atasnya. Bahkan juga keadaan ini lebih benyek daripada tanah sawah yang berada di Jawa.

Mengakibatkan bila memakai kayu tipe lain, karena itu kayu itu akan gampang lapuk, gampang serang rayap dan semut. Di samping itu sisi tiang pancang dan fondasi rumah, akan tergenang dalam genangan tanah benyek dan becek,. Jadi cuma kayu ulin yang umumnya mampu tahan lama pada keadaan terkadang tergenang air dan terkadang kering semacam ini.

Baca Juga:

Jual Rockwool Peredam Suara Ruangan Kualitas No.1

Membangun Rumah Menggunakan Kayu Ulin

Kemungkinan perlu saya terangkan di sini, jika berlainan dengan keadaan di Jawa, yakni ketika orang membuat rumah, karena itu orang Kalimantan, akan memasangkan tiang pancangnya lebih dulu, maksudnya supaya tiang pancang itu dapat meredam beban rumah supaya tidak gampang terbenam dalam tanah. Baru sesudah kasih tiang pancang, baru buat fondasinya. Karenanya penyeleksian tipe bahan untuk tiang pancang ini penting buat bangunan yang berada di Kalimantan.

Untuk saat ini memang beberapa orang mulai memakai tiang pancang berbahan beton yang tambah murah, tapi dahulu orang memakai kayu ulin sebagai tiang pancang. Namun, bahkan juga bila masih mungkin, karena itu mereka akan membuat semua sisi rumah itu dengan memakai kayu ulin, bahkan juga saat saya masih di situ ada kayu kuat lain yakni kayu bengkirai, tapi warga di situ masih memandang jika kayu ulin ialah kayu yang kwalitasnya terbaik, dan tetap tidak terpindahkan.

Kayu ulin mempunyai kelebihan yang unik, yakni selainnya berat dan keras, kayu ulin pun tidak lapuk saat terserang air, bahkan juga menurut pembicaraan dari masyarakat sekitaran, jika saat kayu ulin terserang air, karena itu kayu ini bisa menjadi makin kuat dan makin tanah lama. Karenanya kayu ulin jadi pisah khusus untuk warga yang tinggal di tepi sungai atau rawa-rawa. Khususnya sekali untuk rumah yang alami pasang kering dan kerap tergenang banjir.

Kayu ulin adalah tipe kayu yang tahan pada gempuran rayap, warna kayu ulin sendiri mulai dari coklat sampai coklat kehitam-hitaman. Kekurangan kayu ulin, yakni bisa rengat jika terserang temperatur panas yang kelamaan.

Rumah tradisi ini ialah rumah ciri khas suku Banjar. Suku Banjar mayoritas menempati daerah Kalimantan Selatan. Sebagiannya kembali berada tinggal di propinsi lain dan Malaysia. Dulu rumah ini manjadi opsi tempat tinggal Sultan Banjar. Rumah ini menyimbolkan kombinasi dunia atas dan dunia bawah.

Rumah Bubungan Tinggi

Ukir-pahatan burung enggang yang kaburkan di bagian ujung garis lintang atap rumah ini menyimbolkan alam atas. Sementara ukir-pahatan naga yang kaburkan menyimbolkan alam bawah. Ukir-pahatan naga ini ada pada bagian ujung penampih, yaitu papan yang melingkari sisi jika rumah. Ukir-pahatan-ukiran itu menyengaja kaburkan. Argumennya karena dalam tuntunan Islam yang mereka anut tidak boleh memahat makhluk bernyawa dengan jelas.

Bentuk rumah ini keseluruhannya menyimbolkan pohon kehidupan. Pohon ini bermakna kesetimbangan dan keserasian di antara setiap orang, manusia dengan alam, dan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa. Rumah bubungan tinggi buat dari kayu ulin atau kayu besi. Kayu ini populer benar-benar kuat. Kayu ini bisa bertahan s/d beberapa ratus tahun dan antirayap. Bahan kayu ini sesuai suburnya rimba di Kalimantan Selatan di saat dulu.

Lantai rumah ini tidak langsung melekat di tanah. Ada beberapa tiang penyangga untuk menyokong lantainya. Jarak di antara tanah dan lantainya lebih kurang dua mtr.. Anak tangga untuk menaikinya selalu ganjil. Terasnya ada kelilingi pagar berbentuk formasi papan berukir kembang bogam atau wujud geometris. Pagar ini diberi nama kandang rasi.

Atapnya dibuat dari kepingan papan tipis-tipis. Papan ini datang dari kayu ulin juga. Pemakaian kayu ini sebagai atap karena kayu ulin tahan terhadap air, terhitung air hujan. Atap tipe ini diberi nama sirap. Juga, atap untuk teras, ruangan tamu muka, ruangan tamu tengah, dan ruangan tamu khusus rumah ini tanpa plafon.

Ukuran rumah ini, baik tinggi, panjang, atau lebarnya, berbeda di antara rumah satu sama yang lain. Ketidaksamaan ini karena di saat itu ukuran ditetapkan oleh ukuran depa atau jengkal pemilik rumah masing-masing. Pada jaman dulu, rumah tipe ini tidak dicat. Berwarna sesuai warna kayu ulin yang dipakai. Kayu ini jika baru warna coklat kekuningan. Sesudah lama, berwarna jadi coklat kehitaman.

Solusi Rumah Adem

Juga, sekarang rumah bubungan tinggi sangat sedikit banyaknya. Warga suku Banjar pada masa kini cenderung pilih rumah kekinian. Namun, beberapa bangunan beton punya pemerintahan yang memakai model rumah bubungan tinggi ini dilapis dengan cat. Rumah bubungan tinggi kuat sekali dengan kebudayaan suku Banjar. Misalnya, ukir-pahatan-ukiran di dalam rumah ini sebagai seni ukir ciri khas suku Banjar. Rumah ini kerap jadi tempat atraksi wayang kulit Banjar. Wayang ini sebagai sisi dari kebudayaan suku Banjar.

Rumah ini menghadap ke sungai sebagai sisi dari kebudayaan sungai suku Banjar. Suku ini benar-benar kental dengan kebudayaan sungainya. Ada bermacam peranan sungai untuk suku Banjar, yaitu sebagai lajur transportasi air sampai keperluan minum.

Jika Anda menginginkan rumah yang adem tanpa harus mengeluarkan uang untuk AC yang mahal, kami punya solusinya!. Kami menyediakan peredam panas berkualitas premium dengan harga murah. Di mana pun Anda berada, kami siap mengirimkannya.

Hubungi Kami Untuk Layanan Profesional

Pusat Jual Beli Material Konstruksi

Siap membantu Anda dalam mewujudkan kesuksesan proyek


Kenapa Masyarakat Kalimantan Membangun Rumah Menggunakan Kayu Ulin.

Kategori

Posts