Manajemen Konstruksi Pengertian, Tips, Dan Tahapan

Manajemen Konstruksi, Pengertian, Tips Dan Tahapan

Manajemen Konstruksi – Dalam sebuah pembangunan berkelanjutan sebuah konstruksi entah bangunan perkantoran, hotel, perumahan, apartemen, gedung pemerintah atau mall semuanya memerlukan manajemen dalam pengerjaannya. Pekerjaan konstruksi yang tidak terarah tentu saja akan membuat jalannya pembangunan menjadi kurang efisien dan memakan banyak waktu serta dana. Oleh sebab itu dalam setiap pembangunan menjadi penting untuk menerapkan sebuah manajemen konstruksi antara seluruh pekerja.

Manajemen yang baik tentu saja tidak dapat tercipta hanya dengan mengandalkan elemen atasnya saja, namun seluruh pekerja yang bertugas harus memahami kewajiban kerjanya masing-masing. Nah, lantas sebenarnya apa sebenarnya pengertian, fungsi, tujuan, tugas hingga cara meningkatkan sebuah efisiensi dalam pekerjaan tersebut? Mari simak uraian berikut mengenai seluruh penjabaran manajemen konstruksi yang akan sangat banyak menambah khasanah pengertahuan Anda!

Pengertian & Fungsi Manajemen Konstruksi 

Pengertian dari pekerjaan ini sendiri adalah sebagai sebuah ilmu yang mempelajari dan mempraktikkan berbagai aspek manajerial dalam sebuah bidang pembangunan. Dalam sebuah manajemen konstruksi terdapat teknologi industri, model bisnis serta proyek pembangunan terstruktur di dalamnya. Pekerjaan ini berisi konsultan berpengalaman dalam memberikan berbagai nasihat bantuan dalam sebuah mode proyek pembangunan.

Adapun fungsi dari pekerjaan ini adalah sebagai koordinator  penghubung antara perancang dan pelaksana kontraktor dalam menempatkan tugas berbagai pekerja. Tidak hanya sebagai koordinator saja, fungsi lain dari manajemen konstruksi adalah bertugas menjadi eksekutor, penanggung jawab proyek, pengarah serta kontroling. Seluruh fungsi tersebut tidak lain dan tidak bukan bertujuan untuk membuat sebuah proyek berjalan lancar dan sesuai target. 

Tujuan & Tugas Manajemen Konstruksi

Adapun tujuan dari di adakannya manajemen konstruksi adalah sebagai sebuah cara menghemat waktu, biaya anggaran serta menaikan taraf kualitas sebuah proyek pembangunan. Pekerjaan ini bertujuan membawahi seluruh proyek agar tidak terjadi tumpeng tindih kerja yang ana bisa membawa keburukan pada seluruh kinerja. Diadakannya pekerjaan ini dalam sebuah proyek pembangunan bisa mempersingkat  serta memberikan efisiensi kerja dan memangkas jalur-jalur yang tidak diperlukan.

Adapun tugas utama dan umum dari pekerjaan ini sendiri adalah mengawasi seluruh kegiatan pekerjaan lapangan apakah sudah sesuai SOP atau tidak. Kemudian membuat laporan progress kejelasan mengenai apa saja hal yang sudah berhasil dilakukan secara terperinci. 

Seorang manajemen konstruksi juga berhak menegur, memberhentikan, membuat rapat evaluasi serta menyampaikan berbagai progress atau kendala secara terbuka pada owner dan pekerja. 

Cara Meningkatkan Efisiensi

Adapun cara meningkatkan efisiensi dalam sebuah manajamen konstruksi yang pertama dan utama adalah selalu mengembangkan konsep kerja yang jelas. 

Buatlah rancangan konsep kerja yang jelas sejak awal, agar sasaran proyek bisa tergambar rinci dan mudah di pahami oleh seluruh elemen terkait. 

Tidak lupa juga seorang pelaku pekerjaan ini untuk membuat sasaran, schedule, tahapan kerja hinga perkiraan biaya yang mungkin terjadi selama kegiatan.

Seluruh tahapan tersebut di lakukan dengan tujuan guna menyingkat waktu kerja. Menekan waktu terbuang sia-sia dan membuat sasaran kerja semakin jelas. Efisiensi dalam melahirkan proyek konstruksi sangatlah penting, jadi wajib menjadi perhatian ya!

Nah itulah di atas berbagai uraian mengenai manajamen konstruksi mulai dari penjelasan mengenai pengertian serta fungsinya, tujuan juga tugas kerjanya hingga cara meningkatkan efisiensinya. Dalam menjalankan sebuah pekerjaan konstruksi, manajemen dan pengaturan waktu mengenai tata cara, pembagian kerja dan target pengerjaan wajib sekali menjadi perhatian. Oleh sebab itu bagi yang bercita-cita atau kini bahkan tengah menggeluti bidang pekerjaan ini maka Anda harus memastikan diri agar selalu dapat menyelesaikan berbagai proyek dengan efisien dan terarah.